Jangan Terburu buru Memvonis Orang Bidáh

Posted: July 31, 2013 in Adab

Berkata salah seorang salafush shaalih:

“Barangsiapa yang keutamaannya lebih banyak dari kekurangannya, maka kekurangannya itu akan tertutup oleh keutamaannya. Sebaliknya, orang yang kekurangannya mendominasi, maka keutamaannya pun akan tertutupi oleh kesalahannya itu”

Para ulama juga menyebutkan:

“Barangsiapa yang SEDIKIT SALAHnya dan BANYAK BENARnya maka dia adalah seorang ‘AALIM. Dan barangsiapa yang LEBIH BANYAK SALAHNYA DARIPADA BENARNYA maka dia adalah orang yang JAAHIL (bodoh)”

[Jami’ Bayan Fadhli Al-Ilmi karya Ibnu Abdil Barr (II/48); kutip dari almanhaj]

Maka JANGANLAH TERBURU-BURU akhi…

Meskipun kita melihat dalam diri seseorang, ada padanya SATU atau BEBERAPA kekeliruan atau bahkan kesesatan… Maka jangan langsung disematkan dulu padanya “adh dhall”, “faasiq”, “mubtadi”, dll.

Apakah kita SUDAH MENGENAL orang tersebut (dalam keseluruhan aspek) :

– sehingga KITA MENGETAHUI bahwa orang tersebut salahnya lebih banyak dan mendominasinya daripada benarnya?

– sehingga kita mengetahui keburukannya lebih mendominasi daripada kebaikannya?

– sehingga kita mengetahui bahwa kerusakannya lebih mendominasi daripada perbaikannya?

Jika TIDAK MENGETAHUI… Maka JANGAN TERBURU-BURU…

Takutlah akan sabda Rasuulullaah shallallaahu ‘alayhi wa sallam:

لَا يَرْمِي رَجُلٌ رَجُلًا بِالْفُسُوقِ وَلَا يَرْمِيهِ بِالْكُفْرِ إِلَّا ارْتَدَّتْ عَلَيْهِ إِنْ لَمْ يَكُنْ صَاحِبُهُ كَذَلِكَ

“Tidaklah seseorang MELEMPAR TUDUHAN kepada orang lain dengan KEFASIQAN, dan tidak pula MENUDUH dengan KEKUFURAN… melainkan (tuduhan itu) akan kembali kepadanya, jika orang yang ia tuduhkan tidak seperti itu.”

(HR. Bukhariy)

Dan INGAT… akhlaq (buruk) WANITA (yang menyebabkan kebanyakan mereka masuk neraka) adalah:

“Andaikata seorang suami berbuat KEBAIKAN SEPANJANG MASA, kemudian seorang istri melihat sesuatu yang tidak disenanginya dari seorang suami, maka si istri akan mengatakan: ‘aku tidak melihat kebaikan sedikitpun darimu’…”

(sebagaimana diriwayatkan dalam shahiih al bukhaariy)

Na’uudzubillaah

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s