Tidak Pukul Rata

Posted: July 31, 2013 in Adab

(Abu Zuhriy.com)

Sesungguhnya dalam menasehati… Tidaklah dipukul rata dari tata-cara, bahasa yang digunakan, dll.

Ada nasehat untuk diri… Ada pula nasehat untuk orang lain…

Silahkan engkau mencela DIRIMU dengna seburuk-buruk celaan ketika engkau:

– meninggalkan perkara-perkara yang mustahab,
– atau lebih memilih yang kurang afdhal,
– atau terjauh dan sibuk dengna kesia-siaan…

Tapi ketika engkau DIHADAPKAN DENGAN ORANG LAIN.. maka JANGAN engkau SAMAKAN kondisi dirimu dengan orang lain… Lantas engkau cela dirinya dengan seburuk-buruk celaan, hanya karena orang tersebut:

– “tidak mengamalkan perkara yang mustahab”,
– “memilih perkara yang kurang afdhal”,
– atau terjatuh dan sibuk dengan “hal yang sia-sia” (yang tidak mengandung dosa)..

Ada nasehatmu untuk dirimu, orang dibawah tanggung jawabmu, dan murid-muridmu …

Ada pula nasehatmu untuk teman-temanmu, bahkan mungkin orang yang lebih tinggi kedudukannya darimu (baik dari sisi pangkat/jabatan/kedudukan sosial/dll)

Dan ingat… tingkatan keimanan yang engkau miliki pun… tidak sama dengan tingkatan keimanan yang dimiliki orang lain…

Maka hendaknya hal inipun dapat engkau jadikan pertimbangan dalam memilih tata cara besikap, juga dalam memilih kata-kata ketika menasehati orang lain…

Semoga bermanfaat

NB: Dan tulisan diatas pun, ditujukan pertama kali untuk pemilik tulisan; yang hendaknya para pembaca tulisan ini mengingatkan kembali pemilik tulisan… Apabila ia menyelisihi apa yang ia nasehatkan untuk dirinya sendiri, dan juga orang lain…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s