Birthday? Jatah Hidup Semakin Berkurang.

Posted: January 28, 2014 in Uncategorized

Seperti yang kita semua tahu (sok tahu loe), kemarin jatah hidup ana dibumi ALLAH berkurang, istilah kerennya kemarin adalah hari lahir ana, orang barat “birthday”, iya setiap kali ulang tahun, ana selalu merenung “kemana sisa umur ana akan ana bawa?” karena tak lagi berguna apa yang sudah berlalu karena waktu tak akan kembali, lebih penting memikirkan apa yang akan ana lakukan disisa umur ini.

Bercermin pada kehidupan zaman sekarang dan kebetulan ana berada didalam zaman ini, zaman dimana manusia tak punya lagi banyak waktu untuk ibadah, dengan alasan “duh, gak ada waktu” padahal ALLAH memberikan 24 jam itu sama rata ke semua orang, ke ustadz, ke si miskin dan ke si kaya, jadi siapa yang lambat dan siapa yang tak mampu mengisi waktu dengan kebaikan-kebaikan, sedang berseliweran di telinga ana “manusia yang paling baik adalah yang berguna bagi orang banyak” sedang kita? Merenung…

Merenung untuk segala dosa dan khilaf di masa lalu, kita mohonkan ampunan ALLAH dan maaf, semoga disaat napas kita berhenti, kita telah mendapat ampunan dan maaf dari orang orang yang pernah kita lukai hatinya.

Merenung untuk mengisi waktu tersisa ini, untuk cita-cita besar di masa yang akan datang bisa menjadi penulis, menjadi Ayah bagi anak-anak pemulung, fakir, yatim, dan anak-anak yang menjadikan ana sebagai sandaran, semoga diri ini di beri kekuatan dan kemudahan untuk menggapainya dan semoga ana mampu memantaskan diri untuk memperolah semua itu.

Merenung untuk semua tindakan konyol dan ngaco di masa lalu, untuk segala kesombongan yang pernah melekat di jiwa kita, semoga bisa menjadi pelajaran untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi diwaktu yang tersisa.

Merenung untuk kebahagian, rahmat kasih sayang ALLAH yang begitu besar tak terkira, kehadiran Orang Tua, kehadiran orang-orang yang begitu mencintai kita, Alhamdulillah yang tak terkira, terima kasih ALLAH, terima kasih telah menghadirkan segala nikmat.

Hidup memang singkat dan terlalu singkat untuk di isi yang sia-sia, waktu tak akan akan berguna lagi ketika kita sibuk dengan urusan dunia, jadi ingat pesan ana “ketika kita sibuk dengan urusan dunia maka ALLAH akan menyibukan kita dengan hal-hal yang sia-sia“ astaghfirullah, takutnya jika ALLAH marah karena kita tak lagi mengejar akhirat, padahal janji ALLAH adalah “ketika kita mengejar akhirat maka dunia akan mengikuti” dan ALLAH tidak pernah ingkar janji bukan?

Semoga kedepannya akan lebih baik lagi, inipun jika ada ALLAH masih menitipkan napas, jika tak ada lagi, semoga kepulangan kita membawa bekal yang pantas untuk menghadap sang ILLAHI, entah sampai kapan, esok? lusa? napas pasti akan terhenti.

Umur memang terus berkurang dari hari ke hari, semoga di sisa waktu yang ada, kehidupan akan lebih baik dan bermakna bahkan dalam kehidupan setelah kematian sekali pun…

“jadikan kebencian orang-orang sebagai motivasi untuk memperbaiki diri dan jadikan segala cinta dari orang-orang yang mencintai kita sebagai inspirasi untuk terus berbagi, karena hidup adalah siang dan malam, dan kita tidak bisa membuat semua orang suka dan mencintai kita bukan?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s