Memakamkan Diri

Posted: January 28, 2014 in Uncategorized

“Ngomongin mati lagi? apa ngajak mati?”, gini nih kalau mikir dunia mulu, belum apa-apa udah nuduh ana. Ini bukan ngajak mati, tapi ngajak merenung soal mati, kan ana dan situ pasti mati kan? nah mari kita simak kalimat dibawah ini nih, “takut?” pasti, jadi mari persiapkan diri dan mari kita melihat kematian sebelum mati, agar tahu mempersiapkan diri.

Kematian adalah kejadian yang tak bisa kita hindari, ia tersenyum dibalik jasad manis kita, mengintai, mengintip dan membayangi kemana saja kita pergi, dengan sang malaikat maut yang akan menjadi executor, menjadi algojo yang tak pandang bulu, malakul maut siap bekerja kapan saja saat ALLAH memerintahkan seorang hamba pulang, tidak perduli bayi dalam kandungan, bayi yang sedang lucu lucunya, gadis manis, jejaka tampan, pemuda harapan bangsa, anak kesayangan orang tua dan pejabat tinggi sekalipun jika saatnya tiba … mati !!

Saat itulah roh akan dipaksa tercabut dari raga, suka tidak suka, siap tidak siap

Serem yah? yuk merenung sebentar, lupain pekerjaan, hilangkan kekasih dari otak, gak ada salahnya merenungi mati, kalau perlu memakamkan diri sebelum dimakamkan, makamkan keinginan dunia yang kadang salah, kan untuk mengerti mati gak harus mati dulu kan yah? Matilah sebelum mati yang sesungguhnya, ziarahi kubur sebelum di ziarahi orang lain, hitung amalan sebelum dihisab malaikat, tanya diri sebelum ditanya munkar nakir, minta maaf sebelum kubur melipat jasad, masya ALLAH, sungguh memakamkan diri membuat dunia tak lagi menarik.

Dan dari sekian pertanyaan tentang kematian ada yang paling mengusik pikiran ana, yaitu pertanyaan tentang “apakah ruh ana mampu melewati jembatan shirotul mustaqim?” karena kalau sedikit saja ana terpeleset maka hancurlah ana dilahap api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia seperti ana, makin sering terpeleset, makin lama rentang waktu ana bertemu dengan pemilik jiwa ana, nauzubillahimindzalik

Lalu, apa upaya ana agar ana mampu dan mulus melewati jembatan shirotul mustaqim semulus ana melewati jembatan barelang gini, jembatan shirotul mustaqim itu kan artinya meniti jalan yang lurus, jalan yang benar agar selamat, jadi setiap kali kita terpeleset, tergelincir melakukan dosa maka kita akan kecemplung ke neraka jahanam, terbakar dulu dan dari awal lagi meniti jalan jembatannya, cape deh. lagi enak enak di jalan yang lurus, terpeleset dosa lagi, nyemplung lagi ke neraka, kapan kita sampai ALLAH nya dong.

Shirotulmustaqim.. iya, Shirotulmustqim..!! sebuah jalan yang Lurus.

Begitulah ALLAH menamakan jalan satu-satunya yang harus dititi untuk “sampai” kepadaNya. Jalan yang lurus, yang tidak berbelok-belok dan tidak bercabang-cabang, adalah jalan yang terdekat dan termudah untuk Bertemu dengan ALLAH, memandang wajahNya Yang Maha Indah tak terhingga.

Tidak ada jalan yang lain untuk bisa mencapai surga dan bertemu dengan ALLAH selain melalui Shirotulmustaqim.

Nah sekarang tahu kan bahwa inilah satu-satunya jalan menuju ALLAH maka mulai sekarang buat tapak yang lurus, tinggalkan yang akan membuat kita terpeleset, tinggalkan deh dari menyentuh yang belum jadi hak kita, lupakan luka yang pernah ditorehkan dihati kita, maafkan, jangan iseng-iseng membuka aib orang lain, kita belum terjamin mampu melewati jembatan ini bukan? Janganlah merasa paling benar, (buat yang demen membuka aib kita dan aib orang lain nih).

Yuk, kita belajar memakamkan diri, kita latih seberapa amal-amal kita mampu memuluskan kita melewati jembatan terakhir, semakin sering kita terpeleset oleh dosa, semakin lama kita bertemu dengan ALLAH, ini yang ana sebut MEMAKAMKAN diri, semoga tulisan ini bermanfaat, terutama untuk diri ana sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s