Pujian Kepada Yang Cantik

Posted: January 28, 2014 in Muslimah

Masya Allah ukhty, kamu cantik skali. Bersyukurlah atas diri yang ALLAH ciptakan begini, lihatlah MELATI, meski tampak tak bermakna saking kecilnya, ia tak minder karena ia akan tebar harum wewangian tanpa meminta balasan. Sebab ia begitu putih, seolah tanpa cacat. Sebab ia tak takut hadapi angin dengan mungil tubuhnya. Sebab ia tak ragu hadapi hujan yang membuatnya basah. Sebab ia tak pernah iri melihat mawar yang merekah segar. Sebab ia tak pernah malu pada bunga matahari yang menjulang tinggi. Sebab ia tak pernah rendah diri pada anggrek yang anggun. Sebab ia tak pernah dengki pada tulip yang berwarna-warni. Sebab ia tak gentar layu karena pahami hakikat hidupnya, setiap kita istimewa, tak perlu minder.

“Aduh kamu cantik sekali, manis banget” gubrak !! perempuan mana yang gak suka dipuji, dan tanpa berani ana sebagai lelaki juga suka koq dipuji-puji begitu, rasanya hati meleleh seperti coklat kena kompor. Rasanya diri kita mendadak jadi enteng dan terbang ke langit seperti kapas ditiup-tiup angin, rasanya mata kita berbinar kedip-kedip seperti bintang kejora dikelam malam…ah pujian sungguh melenakan, padahal yang muji belum tentu tulus, hanya iseng-iseng berhadiah, kasihan yah perempuan emang gampang meleleh.

Kata cantik buat perempuaan memang magic, tapi kalian tetap harus pake akal nih menanggapinya, agar gak sia-sia ALLAH memberi kita akal agar bisa membedakan, mari kita cari tahu bedanya cantik hati dan cantik raga, kata buku “cantik hati seberapapun pujian tak akan membuatnya terlena, karena wajahnya pinjaman dari ALLAH,” karena kesadaran pula bahwa wajah cantik ujung-ujungnya calon tengkorak juga, bukankah kita semua calon tengkorak! setuju?

Mari kita teruskan tulisan ini, cantik fisik itu tidak ada yang abadi, sehingga tak ada yang perlu dibanggakan dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuh nan sexy alias seksa karena waktu akan menghancurkan, wajah akan keriput, rambut akan beruban, tubuh tak lagi tegak karena akan membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan, dan pujian yang melehkan tadi akan hilang seperti angin. Jadi tak perlu terbang karena pujian jika pada akhirnya kita akan keriput juga “innaliahi wa inna illaihi rajiun” terbayang kan jadi lucu kalau pas dipuji, anda malah tertawa mengingat kulit keriput anda kelak, ah segitu saja memang kecantikan.

Jadi sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar, mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan wajah anda dengan wajah orang lain, membiarkan orang melotot setiap lekuk tubuh anda untuk memastikan bahwa lekukan anda lebih aduhai dari lekukan perempuan lain, masya ALLAH, apa iya titipan ALLAH seindah ini hanya untuk dibandingkan? apa engga jengah yah? apa engga malu? apa engga sadar hilangnya rasa malu adalah hilangnya sebagian iman, kan malu sebagian dari iman kan yah?

Kemudian apa manfaat pujian dan kekaguman manusia pada anda? sebetulnya tidak ada, menambah pahala anda? tentu tidak. Meninggikan derajat kita disisi ALLAH,.. yang ada merendahkan, jangan sampai wajah cantik itu menjadikan tak punya harga di hadapan ALLAH, rugi deh, biar gak rugi, simpanlah dengan cara yang ALLAH ridhoi. Tutupilah aurat bukan membalut aurat agar dapat dipersembahkan kepada yang ALLAH pilihkan.

Alangkah indah jika kecantikan raga itu dipadu dengan kecantikan hati, karena cantik tak akan indah tanpa iman, tak akan memikat tanpa rasa malu, tampillah cantik, cantik iman, cantik batin, cantik hati, karena itu lebih abadi, cantiklah untuk ALLAH agar malaikat pendamping anda disana juga setimpal toh! Karena cantik itu tak perlu berkulit putih dan langsing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s